Jumat, 15 Mei 2009





* Agar talenan yang terbuat dari kayu bertahan lama dan bebas dari sisa potongan sayur/daging, oleskan dengan beberapa tetes minyak.
* Untuk mencegah peralatan baru Anda yang terbuat dari kayu bebas dari bau makanan, rendamlah semalam sebelum digunakan dengan air yang telah diberi cuka putih.
* Saringan yang terbuat dari metal akan cepat kering dengan cara memanaskannya ke dalam oven selama 2 menit. Gunakan sarung tangan untuk mengambilnya.
* Gunting dapur yang tumpul akan tajam kembali dengan acara menggunting-gunting amplas.
* Rebus air yang sudah dibubuhi cuka hingga mendidih di penggorengan yang baru sebelum digunakan. Hal ini mencegah makanan menjadi lengket saat digoreng.
* Untuk mengecek timbangan akurat atau tidak, timbanglah beberapa jenis macam barang yang sudah pasti beratnya. Pilih barang yang sudah dipak seperti margarin, keju, dan lainnya. Umumnya, di kemasan tertera dengan jelas, berat bersih barang tadi.
* Bersihkan peralatan makan yang terbuat dari plastik dengan merendamnya di dalam air yang dicampur baking soda selama 10 menit. Setelah itu, bilas dengan air bersih.
* Untuk membersihkan peralatan dapur yang terbuat dari aluminium yang telah menjadi hitam, rebuslah + liter air yang matang, campur dengan 2 sendok krim tartar. Rebus selama 10 menit lalu gosok.
* Taburkan tepung di atas tumpahan minyak atau lemak lalu gosok. Minyak atau lemak akan mudah lepas dan hilang. Tepung dapat meresap minyak dan mencegah pula menjalar ke tempat lain. Tapi ingat, jangan coba membersihkan dengan serbet kertas atau kain.
* Untuk membersihkan parutan sehabis memarut keju, parutlah kentang yang masih mentah. Semua keju yang tersisa di lubang-lubang parutan akan terbawa.
* Untuk membersihkan perabot dari plastik yang ternoda, rendam di dalam satu galon air hangat yang telah dicampur 1 mangkuk kecil pemutih. Biarkan selama 20 menit, setelah itu ambil dan cucilah dengan bersih. Terakhir, cuci seperti biasa dengan menggunakan sabun pencuci piring dan air hangat.
sumber:
www.infodantipsdapur.blogspot.com
Label: TIPS

tips: Kaldu Udang
Mendapatkan kaldu udang yang gurih, sangrai atau panggang kulit, dan kepala udang hingga kering dan harum. Angkat lalu rebus dengan air secukupnya di atas api kecil hingga mendidih dan airnya berkurang � bagian.
tips: Menyimpan Tahu Segar
Tahu segar dapat tahan disimpan beberapa hari. Cuci tahu dengan air bersih, tiriskan lalu masukkan ke dalam kantong plastik dan simpan dalam lemari es... Atau rendam tahu dalam air matang lalu simpan dalam lemari es.
tips: Telur Dadar
Agar telur dadar lebih lembut dan harum, tambahkan 1 sendok makan tepung terigu dan sdt bawang putih parut ke dalam 2 butir telur,
kocok. Kocok hingga rata dan bubuhi bumbu lain sesuai selera.
tips: Menyimpan Roti Tawar
Untuk mendapatkan roti tawar yang selalu segar dan harum, caranya
mudah. Masukkan roti tawar ke dalam kantong plastik, tutup rapat,
simpan dalam freezer. Jika akan disantap, keluarkan dari freezer,
diamkan beberapa saat hingga bersuhu ruangan.
tips: Menyajikan Minuman Dingin
Jika akan menyajikan minuman dingin, sebaiknya simpan gelas-gelas
dalam freezer selama 1-2 jam hingga dingin dan berembun. Tuangkan
minuman dingin, rasanya menjadi lebih segar dan awet dinginnya.
tips: Memperoleh Santan Yang Banyak
Untuk memperoleh santan yang banyak dan putih bersih, pilih kelapa sedang tuanya, kupas kulit arinya lalu parut. Peras kelapa parut dengan air hangat agar santan yang ke luar lebih banyak.
tips: Sisa Roti Tawar
Ada sisa roti tawar? Aduk mentega dengan sedikit keju dan merica bubuk lalu oleskan pada permukaan roti. Potong-potong lalu panggang hingga kering. Jadilah camilan gurih atau teman makan sup yang enak.
tips: Mencincang Bawang Putih
Saat mencincang bawang putih, bubuhi sedikit garam agar bawang putih
bisa tercincang halus dan sarinya tetap awet.
tips: Menyimpan Makanan dalam Kulkas
Jika Anda akan menyimpan makanan matang dalam lemari es, jangan lupa
tutup dengan selembar plastik, atau bungkus dengan 'plastic wrap' tipis/bening atau taruh dalam wadah tertutup. Karena jika terkena udara dingin cairan dalam makanan akan terdorong ke luar dan makanan menjadi kering.
tips: Menyimpan Kuning Telur
Saat membuat kue, kuning telur bersisa banyak? Masukkan dalam wadah,
bubuhi sedikit gula pasir, aduk rata lalu simpan dalam freezer. Jika
ingin memakainya, lumerkan dalam suhu ruangan.
tips: Menggoreng Singkong
Singkong digoreng 1/2 matang, waktu lagi panas-panas baru diangkat dari penggorengan langsung di masukkan ke air garam (boleh tambah bawang putih) jadi langsung berasap dan airnya langsung nyerap. Biarkan beberapa saat sampai agak meresap baru digoreng lagi. Dijamin merekah-rekah dengan empuknya dan rasa bumbunya benar-benar terasa.
tips: Bebas Kutu
Agar kacang kedelai dan beras ketan bebas dari kutu saat disimpan lama, tambahkan 1 atau 2 buah cabai merah kering dalam wadah penyimpannya lalu tutup rapat.
tips: Menyimpan Santan
Ingin menyimpan santan? Rebus santan dengan sedikit garam lalu dinginkan. Taruh dalam kantong plastik dan simpan dalam freezer. Santan tahan disimpan hingga 1 bulan. Jika tidak diberi garam bisa tahan sekitar 2 hari.
tips: Saus Tomat Lebih Sedap
Ingin rasa saus tomat botolan yang lebih sedap? Tambahkan 1 sdt peterseli cincang halus atau seledri cincang halus untuk tiap 5 sdm saus tomat botolan...
tips: Kemiri Gurih
Sebelum dihaluskan, sangrai atau bakar kemiri hingga agak kecokelatan.
Kemiri menjadi lebih gurih dan harum aromanya.
tips: Membuat Kroket
Setelah kroket dilapisi tepung panir, simpan dalam lemari es selama 30 menit agar lapisan tepung panirnya melekat sempurna. Goreng dalam minyak banyak dan hasilnya kroket menjadi lebih mulus dan minyak bekas menggorengpun tidak kotor.
tips: Gula Bubuk
Dalam pembuatan kue, ayak gula bubuk sebanyak dua kali agar benar-benar terurai sehingga mudah larut saat dikocok. Karena gula bubuk yang dijual biasanya dicampur dengan tepung maizena dan bergumpal.
tips: Keripik Kentang Garing & Renyah
Saat membuat keripik kentang, rendam 1 kg irisan kentang dalam air bersih yang dibubuhi 2 sdm air kapur sirih. Biarkan beberapa saat, tiriskan lalu goreng dalam minyak banyak hingga kuning keemasan. Hasilnya keripik lebih garing dan renyah.
tips: Ketan Legit
Untuk memperoleh ketan yang lembut dan legit, setelah dicuci, rendam beras ketan minimal 3 jam selama dalam air dingin. Tiriskan lalu buat aronan dan kukus hingga matang.
tips: Bawang Putih
Sebelum mencincang bawang putih, memarkan dahulu bawang putih berikut kulitnya agar aroma yang terdapat di bagian tengah bawang putih ke luar lalu kupas dan cincang halus atau kasar sesuai kebutuhan resep Anda.
tips: Nasi Pulen & Lembut
Untuk memperoleh nasi yang lebih pulen dan lembut, tambahkan 2 sdm beras ketan putih pada tiap 1 kg beras. Campur dan cuci kedua jenis
beras lalu olah seperti biasa.
tips: Mengolah Daging Ayam Ras
Aroma daging ayam ras/broiler biasanya sangat tajam dan khas. Untuk
mengurangi aroma ini, lumuri tiap 1 kg potongan daging ayam ras dengan
1 sdt bawang putih parut dan 1 sdt jahe parut. Diamkan minimal selama 30 menit, tiriskan lalu olah sesuai resep Anda.
tips: Orak-arik Telur
Untuk mendapatkan orak-arik telur (scramble eggs) yang gurih dan lembut rasanya, tambahkan 2 sdm susu cair atau 1 sdm krim untuk tiap 4 butir telur. Gunakan mentega untuk menggoreng agar aroma dan rasanya lebih gurih.
Tips: Mengolah Daging Kambing
Pilih daging kambing muda. Sebelum diolah, lumuri daging kambing dengan parutan nanas, diamkan 30 menit, lalu bilas kemudian diolah sesuai kebutuhan.
tips: Noda Makanan Hangus di Kompor
Tungku kompor gas Anda terkena noda makanan hangus? Taburi noda atau bagian yang berkerak dengan abu gosok. Gosok kuat-kuat dengan lap yang sudah dibasahi air hangat lalu lap kembali dengan lap bersih.
tips: Bebas bau Durian
Ingin menyimpan durian dan bebas dari bau yang tajam? Bungkus daging
buah durian berikut bijinya dengan kertas aluminium, masukkan ke dalam
wadah, tutup rapat dan simpan dalam freezer. Saat akan dimakan, keluarkan dari freezer dan diamkan dalam suhu ruangan hingga lumer.
Sumber:
www.bima.ipb.ac.id/~anita/tips_memasak.htm
Label: TIPS
tips: Kaldu Udang
Mendapatkan kaldu udang yang gurih, sangrai atau panggang kulit, dan kepala udang hingga kering dan harum. Angkat lalu rebus dengan air secukupnya di atas api kecil hingga mendidih dan airnya berkurang � bagian.
tips: Menyimpan Tahu Segar
Tahu segar dapat tahan disimpan beberapa hari. Cuci tahu dengan air bersih, tiriskan lalu masukkan ke dalam kantong plastik dan simpan dalam lemari es... Atau rendam tahu dalam air matang lalu simpan dalam lemari es.
tips: Telur Dadar
Agar telur dadar lebih lembut dan harum, tambahkan 1 sendok makan tepung terigu dan sdt bawang putih parut ke dalam 2 butir telur,
kocok. Kocok hingga rata dan bubuhi bumbu lain sesuai selera.
tips: Menyimpan Roti Tawar
Untuk mendapatkan roti tawar yang selalu segar dan harum, caranya
mudah. Masukkan roti tawar ke dalam kantong plastik, tutup rapat,
simpan dalam freezer. Jika akan disantap, keluarkan dari freezer,
diamkan beberapa saat hingga bersuhu ruangan.
tips: Menyajikan Minuman Dingin
Jika akan menyajikan minuman dingin, sebaiknya simpan gelas-gelas
dalam freezer selama 1-2 jam hingga dingin dan berembun. Tuangkan
minuman dingin, rasanya menjadi lebih segar dan awet dinginnya.
tips: Memperoleh Santan Yang Banyak
Untuk memperoleh santan yang banyak dan putih bersih, pilih kelapa sedang tuanya, kupas kulit arinya lalu parut. Peras kelapa parut dengan air hangat agar santan yang ke luar lebih banyak.
tips: Sisa Roti Tawar
Ada sisa roti tawar? Aduk mentega dengan sedikit keju dan merica bubuk lalu oleskan pada permukaan roti. Potong-potong lalu panggang hingga kering. Jadilah camilan gurih atau teman makan sup yang enak.
tips: Mencincang Bawang Putih
Saat mencincang bawang putih, bubuhi sedikit garam agar bawang putih
bisa tercincang halus dan sarinya tetap awet.
tips: Menyimpan Makanan dalam Kulkas
Jika Anda akan menyimpan makanan matang dalam lemari es, jangan lupa
tutup dengan selembar plastik, atau bungkus dengan 'plastic wrap' tipis/bening atau taruh dalam wadah tertutup. Karena jika terkena udara dingin cairan dalam makanan akan terdorong ke luar dan makanan menjadi kering.
tips: Menyimpan Kuning Telur
Saat membuat kue, kuning telur bersisa banyak? Masukkan dalam wadah,
bubuhi sedikit gula pasir, aduk rata lalu simpan dalam freezer. Jika
ingin memakainya, lumerkan dalam suhu ruangan.
tips: Menggoreng Singkong
Singkong digoreng 1/2 matang, waktu lagi panas-panas baru diangkat dari penggorengan langsung di masukkan ke air garam (boleh tambah bawang putih) jadi langsung berasap dan airnya langsung nyerap. Biarkan beberapa saat sampai agak meresap baru digoreng lagi. Dijamin merekah-rekah dengan empuknya dan rasa bumbunya benar-benar terasa.
tips: Bebas Kutu
Agar kacang kedelai dan beras ketan bebas dari kutu saat disimpan lama, tambahkan 1 atau 2 buah cabai merah kering dalam wadah penyimpannya lalu tutup rapat.
tips: Menyimpan Santan
Ingin menyimpan santan? Rebus santan dengan sedikit garam lalu dinginkan. Taruh dalam kantong plastik dan simpan dalam freezer. Santan tahan disimpan hingga 1 bulan. Jika tidak diberi garam bisa tahan sekitar 2 hari.
tips: Saus Tomat Lebih Sedap
Ingin rasa saus tomat botolan yang lebih sedap? Tambahkan 1 sdt peterseli cincang halus atau seledri cincang halus untuk tiap 5 sdm saus tomat botolan...
tips: Kemiri Gurih
Sebelum dihaluskan, sangrai atau bakar kemiri hingga agak kecokelatan.
Kemiri menjadi lebih gurih dan harum aromanya.
tips: Membuat Kroket
Setelah kroket dilapisi tepung panir, simpan dalam lemari es selama 30 menit agar lapisan tepung panirnya melekat sempurna. Goreng dalam minyak banyak dan hasilnya kroket menjadi lebih mulus dan minyak bekas menggorengpun tidak kotor.
tips: Gula Bubuk
Dalam pembuatan kue, ayak gula bubuk sebanyak dua kali agar benar-benar terurai sehingga mudah larut saat dikocok. Karena gula bubuk yang dijual biasanya dicampur dengan tepung maizena dan bergumpal.
tips: Keripik Kentang Garing & Renyah
Saat membuat keripik kentang, rendam 1 kg irisan kentang dalam air bersih yang dibubuhi 2 sdm air kapur sirih. Biarkan beberapa saat, tiriskan lalu goreng dalam minyak banyak hingga kuning keemasan. Hasilnya keripik lebih garing dan renyah.
tips: Ketan Legit
Untuk memperoleh ketan yang lembut dan legit, setelah dicuci, rendam beras ketan minimal 3 jam selama dalam air dingin. Tiriskan lalu buat aronan dan kukus hingga matang.
tips: Bawang Putih
Sebelum mencincang bawang putih, memarkan dahulu bawang putih berikut kulitnya agar aroma yang terdapat di bagian tengah bawang putih ke luar lalu kupas dan cincang halus atau kasar sesuai kebutuhan resep Anda.
tips: Nasi Pulen & Lembut
Untuk memperoleh nasi yang lebih pulen dan lembut, tambahkan 2 sdm beras ketan putih pada tiap 1 kg beras. Campur dan cuci kedua jenis
beras lalu olah seperti biasa.
tips: Mengolah Daging Ayam Ras
Aroma daging ayam ras/broiler biasanya sangat tajam dan khas. Untuk
mengurangi aroma ini, lumuri tiap 1 kg potongan daging ayam ras dengan
1 sdt bawang putih parut dan 1 sdt jahe parut. Diamkan minimal selama 30 menit, tiriskan lalu olah sesuai resep Anda.
tips: Orak-arik Telur
Untuk mendapatkan orak-arik telur (scramble eggs) yang gurih dan lembut rasanya, tambahkan 2 sdm susu cair atau 1 sdm krim untuk tiap 4 butir telur. Gunakan mentega untuk menggoreng agar aroma dan rasanya lebih gurih.
Tips: Mengolah Daging Kambing
Pilih daging kambing muda. Sebelum diolah, lumuri daging kambing dengan parutan nanas, diamkan 30 menit, lalu bilas kemudian diolah sesuai kebutuhan.
tips: Noda Makanan Hangus di Kompor
Tungku kompor gas Anda terkena noda makanan hangus? Taburi noda atau bagian yang berkerak dengan abu gosok. Gosok kuat-kuat dengan lap yang sudah dibasahi air hangat lalu lap kembali dengan lap bersih.
tips: Bebas bau Durian
Ingin menyimpan durian dan bebas dari bau yang tajam? Bungkus daging
buah durian berikut bijinya dengan kertas aluminium, masukkan ke dalam
wadah, tutup rapat dan simpan dalam freezer. Saat akan dimakan, keluarkan dari freezer dan diamkan dalam suhu ruangan hingga lumer.
Label: TIPS



Kulit Halus dengan Jus Lemon, Kayu Manis, Minyak Zaitun & Susu Segar
Kulit halus dan bersih adalah dambaan setiap perempuan. Ada cara mudah dan murah untuk merawatnya, bahkan bisa dilakukan sendiri di rumah. Caranya, sediakan 1 gelas kecil jus lemon, beberapa batang kayu manis untuk wewangian, dua sendok makan minyak zaitun, dan ¼ gelas susu segar. Jika anda kurang suka bau kayu manis, ganti saja dengan rempah-rempah atau bunga yang harumnya anda suka. Campurkan bahan-bahan ini dalam satu wadah. Lalu, masukkan ke dalam bath up/ember saat anda ingin mandi. Berendamlah selama kira-kira 15 menit sambil menggosok-gosok kulit anda. Setelah itu, bilas dengan air bersih, lalu mandi dengan menggunakan sabun biasa. Setelah melakukan ini secara rutin selama beberapa minggu, kulit anda dijamin halus.
Menghaluskan Kulit dengan Petai Cina
Ingin kulit yang halus dan segar? Cobalah petai cina. Ambil 5-6 tangkai petai cina yang masih muda, lalu diremas-remas hingga keluar airnya. Gosok pada seluruh tubuh ketika mandi. Biarkan selama beberapa menit, lalu bersihkan badan anda dengan air. Lakukan 2-3 kali seminggu sewaktu mandi di waktu pagi atau sore. Hasilnya, kulit terasa licin, halus dan segar dalam beberapa minggu saja.
Melembutkan Kulit dengan Beras Sangrai
Ada satu cara mudah dan murah untuk membersihkan dan melembutkan kulit, yakni dengan menggunakan beras goreng. Caranya, cuci bersih beras, kemudian goreng tanpa minyak (disangrai) sampai berwarna kuning, lalu tumbuk hingga halus. Bila ingin digunakan, campurkan dengan air jeruk nipis dan sedikit air. Aduk sampai kental dan gosoklah ke seluruh badan dan wajah. Terakhir, bilas dengan air dan anda akan merasakan perbedaannya. Selamat mencoba.
Menghilangkan Bekas Cacar Air
Cacar air sering menghilangkan bekas. Jika hal itu terjadi pada wajah atau pada bagian tubuh yang terbuka jelas akan mengganggu penampilan. Untuk menghilangkan bekas cacar air, lakukan dengan salah satu resep berikut ini: Ambil dua buah jagung muda, parut sampai halus, balurkan pada bekas cacar air. Lakukan hal ini menjelang tidur dan bersihkan pagi harinya. Setelah hal ini anda lakukan rutin selama satu minggu, niscaya bekas cacar air itu akan hilang. Selamat mencoba.
Menghilangkan Noda Bekas Luka
Bekas luka di tubuh kita biasanya akan menimbulkan noda berwarna coklat kehitaman. Hal ini jelas akan mengurangi estetika kulit kita. Bila anda mengalami hal serupa, tak usah khawatir, ikuti resep berikut ini: Ambil bawang putih 1 siung, belah dua dengan tangan (jangan pakai pisau), kemudian gosok-gosoklah pada kulit bekas luka secukupnya. Lakukan hal demikian 2 kali sehari sebelum mandi secara teratur, tak terasa noda tersebut akan hilang. Selamat mencoba.
Mengencangkan Kulit Muka
Semakin bertambahnya usia, biasanya kulit semakin kendor, sehingga kelihatan tua. Untuk mengatasinya, saya punya resep yang manjur. Caranya, ambillah ragi tape secukupnya, lalu hancurkan dan campur dengan air. Setelah itu aduklah ragi yang telah dicampur air, sampai kental dan rata. Nah, selesai sudah ‘krim’ ragi itu. Sebelum ‘krim’ itu digunakan, muka dibersihkan dulu dengan air hangat. Selanjutnya, oleskan ramuan ragi itu ke seluruh permukaan wajah, dan biarkan mongering. Setelah selesai, bilaslah muka dengan air hangat, lalu dengan air dingin. Lakukan minimal tiga kali seminggu. Selamat mencoba.
Masker Daun Lidah Buaya
Tanaman lidah buaya dikenal bermanfaat mempertebal dan menghitamkan rambut. Namun demikian, bagian dari tanaman itu yaitu daunnya, dapat dibuat menjadi masker wajah. Bagaimana caranya? Pertama, daging daun lidah buaya yang sudah diblender, campurkan dengan bedak dingin. Setelah itu oleskan campuran daun lidah buaya dan bedak dingin itu di wajah anda kira-kira 15 menit. Selanjutnya, bersihkan wajah dengan handuk kecil yang sudah direndam air hangat. Silahkan anda mencoba.
Masker Buah Pepaya
Agar wajah anda tidak berjerawat dan halus mulus, gunakan masker buah papaya setiap hari. Cara membuat masker buah papaya sebagai berikut: ambil daging buah papaya sebanyak 3 sendok makan, campur dengan 1 sendok sari jeruk nipis, lalu tempelkan di permukaan wajah. Biarkan selama 30 menit, kemudian bersihkan. Lakukan hal demikian setiap hari, niscaya kulit wajah anda terbebas jerawat dan halus mulus. Selamat mencoba.
Masker Air Cucian Beras
Ingin wajah terlihat bersih dan kencang? Cobalah air cucian beras. Pertama-tama endapkan semalam air cucian beras yang pertama kali. Setelah itu endapannya bisa anda gunakan untuk masker wajah sebelum tidur. Oleskan pada wajah dengan kuas, diamkan kurang lebih 30 menit, lalu bilas sampai bersih dengan wash lap dan air hangat. Niscaya wajah akan terasa bersih dan kencang.
Daun Jambu Biji untuk Mengobati Jerawat
Untuk menghilangkan jerawat yang membandel ada cara untuk mengatasinya. Ambillah beberapa daun jambu biji muda, cuci bersih kemudian remas-remas dengan telapak tangan dan beri sedikit air hingga berbusa. Gosok-gosokkan daun jambu biji tersebut pada wajah yang berjerawat dan bilas dengan air bersih. Lakukanlah sesering mungkin terutama pada waktu pagi hari. Selamat mencoba dan semoga berhasil.
Menghilangkan Jerawat dengan Bawang Putih
Bila anda punya masalah dengan jerawat, tak usah khawatir. Kini, anda bisa menghilangkan secara mudah. Caranya, ambil satu siung bawang putih, kemudian kupas dan dicuci, lalu potong jadi dua. Selanjutnya gosoklah bawang tersebut pada bagian wajah anda yang berjerawat, biarkan beberapa saat. Setelah itu, bilaslah wajah anda dengan air hangat. Ulangi beberapa kali. Niscaya kulit wajah anda bebas jerawat. Selamat mencoba.
Ampas Kopi untuk Menghaluskan Telapak Tangan
Sering mencuci tangan atau melakukan pekerjaan rumah lainnya, menyebabkan telapak tangan jadi kasar dan kusam. Agar telapak tangan tetap lembut, ambillah ampas kopi yang anda minum. Kemudian ampas kopi tersebut gosokkan ke telapak tangan beberapa saat, dan cuci dengan air. Lakukan sesering mungkin, sehabis anda melakukan pekerjaan rumah, Insya Allah, telapak tangan anda akan tetap lembut dan halus. Selamat mencoba.
Menghaluskan Telapak Tangan dengan Daun Pepaya
Kebanyakan wanita menginginkan telapak tangan halus. Jika anda menginginkan hal yang sama, lakukan hal berikut ini: Ambil beberapa tangkai daun papaya muda, cuci bersih, gosok-gosokkan daun pada telapak tangan sampai daun hancur, diamkan lima menit, lalu cuci telapak tangan sampai bersih. Lakukan hal ini pagi dan sore hari selama satu minggu, niscaya telapak tangan anda akan halus. Selamat mencoba.
Menghaluskan Telapak Tangan dengan Teh
Punya masalah dengan telapak tangan yang kasar dan kering? Cobalah tip ini. Ambillah teh yang akan dibuang, dan rendam dengan air sebentar. Kemudian, remas-remaskan telapak tangan ke dalam bekas rendaman air teh. Lakukan setiap pagi dan siang, niscaya akan terlihat hasilnya. Insya Allah bermanfaat.
Pasta Gigi untuk Mengatasi Tumit Pecah-Pecah
Banyak orang mengalami pecah-pecah pada tumit kakinya. Memang, ada yang tak mempermasalahkan hal tersebut, tapi tak sedikit pula yang merasa bahwa hal tersebut mengganggu penampilan. Bila anda mengalami hal yang sama, jangan khawatir, atasi dengan resep saya berikut: Ambil sedikit pasta gigi, oleskan tipis dan merata pada tumit yang pecah, lakukan pada malam hari menjelang tidur. Untuk hasil yang maksimal, lakukan tiga kali sehari, pagi, siang, dan sore. Jika anda rajin melakukannya, dalam waktu singkat niscaya tumit anda akan mulus kembali. Selamat mencoba.
Sumber :
www.indonesiantips.blogspot.com
Label: TIPS



Memilih Sepatu
Pilihlah sepatu yang berbahan lembut baik dari kulit maupun dari bahan lain seperti oscar dan kain. Sepatu yang berkulit lembut biasanya bila ditekuk ujungnya akan elastis.
Pilihlah sepatu yang gampang dibersihkan dari kotoran yang menempel
Membeli sepatu sebaiknya pada pagi hari saat kaki belum banyak digunakan, pada sore hari biasanya kaki akan lebih membesar, karena banyak dipakai untuk berjalan sehingga bila memakai sepatu akan terasa pas. Keesokan harinya saat kaki kembali ke bentuk normal, sepatu akan tersa longgar.
Periksalah sol sepatu apakah terekat dengan baik.
Sepatu yang pada tumitnya dipaku setelah beberapa lama biasanya akan menimbulkan bunyi saat dipakai.
Jangan mau menerima tawaran dari penjual sepatu yang dapat memperbesar atau memperkecil sepatu yang tidak pas di kaki anda
Bila kaki anda cenderung melebar lebih baik memilih sepatu dengan ujung lebar daripada runcing
Merawat Sepatu
1. Bila sepatu anda terbuat dari kulit, maka bersihkan kotoran yang menempel dengan lap basah, keringkan. Setelah kering, semir dengan semir cair atau padat. Kemudian sikat dengan sikat sepatu sampai mengkilap dan jemur selama 1 jam.
2. Setelah dijemur masukkan ke kantong sepatu yang terbuat dari kain. Namun bila sepatu sering digunakan simpan di rak sepatu.
3. Sepatu yang terbuat dari kain bisa disikat dengan sikat pakaian untuk membersihkan kotoran dan dicuci dengan deterjen. Kemudian dijemur dibawah terik matahari agar tidak cepat berjamur
4. Untuk mencegah sepatu terkena jamur, bisa dijemur seminggu sekali. Bisa pula disimpan di kotak sepatu yang telah ditaruh dengan kantong silicon.
5. Begitu sepatu kotor hendaknya segera dibersihkan. Lumpur yang menempel cepat merusak sepatu.
Mengeringkan Sepatu Basah
Mengeringkan sepatu yang basah kuyup dengan mendekatkan pada kompor menyala, sebaiknya dihindarkan. Karena kulit sepatu menjadi keras dan retak-retak. Lebih baik ambil gumpalan kertas koran dan masukkan ke dalam sepatu yang basah. Lakukan pekerjaan yang sama berulang kali dan ganti kertas koran setiap dua jam sekali. Nah, kertas koran akan menyerap air dari sepatu anda dan esok harinya sepatu dapat dipakai kembali. Coba deh!
Agar Sepatu yang Tersimpan tetap Terawat
Sepatu yang disimpan lama akan tampak kusam dan berbau kurang sedap. Agar sepatu yang disimpan tetap terawat dan tidak berbau, lakukan hal berikut ini: Sebelum disimpan, bersihkan terlebih dahulu sepatu secara keseluruhan dengan cara disikat atau dilap. Kemudian, keringkan sepatu, masukkan sepatu kedalam kantong plastic, taburkan beberapa gelintir kapur barus ke dalam kantung plastic, dan bungkuslah dengan rapat. Niscaya sepatu anda akan tetap kelihatan terawat dan tidak berbau. Selamat mencoba.
Sumber:
www.indonesiantips.blogspot.com
Label: TIPS
Agar Luka Rapat Kembali
Luka bisa saja terjadi akibat terpotong, terjatuh, kena benda tajam dan lain-lainnya. Umumnya, luka itu meninggalkan bekas yang tidak menyenangkan. Agar luka dapat rapat kembali dan sembuh tanpa meninggalkan bekas, ambillah segenggam daun petai cina. Kemudian beri sedikit garam halus, dan tempelkan daun petai cina itu di bagian yang luka, lalu dibalut. Biarkan selama satu hari, barulah dibuka dang anti balutnya. Nah, buktikan hasilnya. Setelah lewat beberapa hari, luka itu akan rapat kembali, tanpa meninggalkan bekas. Obat ini berguna juga untuk luka yang cukup besar di bagian wajah, sehingga tidak menimbulkan cacat di wajah. Silahkan mencoba.
Minyak Gas untuk Obat Luka
Bila kita luka akibat benda tajam, misalnya terkena pisau, kaca, terantuk batu, dan lainnya, tidak perlu cemas. Langkah awal, segera ambil minyak gas dan teteskan pada tempat yang terluka tadi, maka aliran darah akan terhenti seketika. Jika masih mengalir, tambahkan lagi tetesan minyak gas itu, pasti luka-luka tadi cepat kering dalam beberapa hari tanpa bekas. Selamat mencoba.
Mengeluarkan Tusukan Duri/Serat Bambu dengan Bawang Putih
Apabila anak anda tertusuk duri atau serat bamboo, cepat ambil satu suing bawang putih, potong jadi dua bagian dan gosokkan searah pada bagian yang tertusuk duri. Selang beberapa lama, duri atau serat bamboo pasti ikut keluar dengan getah bawang putih tanpa rasa sakit sedikitpun. Tak percaya? Silahkan mencoba sendiri.
Garam Dapur untuk Obati Gigitan Hewan
Saudara atau teman anda ada yang digigit binatang, ular misalnya, tidak perlu panic. Atasi dengan cara sederhana berikut. Pertama, ambilah garam dapur secukupnya dan haluskan. Kemudian balurkan garam dapur tadi ke bagian luka gigitan hewan tersebut. Lakukan hal itu seraya digosok perlahan. Dengan cara demikian, daerah yang terkena gigitan tersebut tidak terasa nyeri dan tidak bengkak. Nah, selamat mencoba.
Vetsin untuk Atasi Luka Bakar
Selain untuk penyedap masakan, vetsin ternyata berguna untuk mengobati luka baker akibat percikan minyak maupun air panas. Caranya, ambil vetsin, kemudian taburkan di tempat yang terluka. Setelah itu biarkan selama satu jam, namun luka yang dibubuhi vetsinitu jangan sampai terkena air. Niscaya kulit anda tidak akan terkelupas dan sembuh secepatnya. Silahkan mencoba.
Bawang Merah untuk Atasi Gigitan Lipan
Selain untuk bumbu masak, bawang merah dapat digunakan untuk menghilangkan rasa sakit akibat gigitan lipan (kelabang). Cara penggunaannya sebagai berikut: Ambil dua siung bawang merah, kupas, giling, beri sedikit gula pasir dan tiga tetes minyak kayu putih. Setelah itu, tempelkan ramuan itu di tempat yang tergigit lipan. Insya Allah, rasa sakitnya berangsur-angsur akan hilang.
Bawang Merah Sembuhkan Luka
Apabila anda mengalami luka tergores pada saat memotong sayuran di dapur jangan panic. Ambilah 2 hingga 3 buah bawang merah, kupas bersih dan tumbuklah sampai halus. Olesi luka tersebut dengan bawang merah tersebut. Luka tersebut niscaya akan segera tertutup dan sempat sembuh. Selamat mencoba.
Getah Pepaya untuk Mencegah Infeksi
Apabila anda tertusuk duri, jangan biarkan luka tersebut sampai terkena infeksi. Apalagi jika duri tersebut tertinggal dalam daging. Ambil saja getah papaya dan oleskan pada bagian yang tertusuk duri. Mudah-mudahan keesokan harinya luka tersebut akan sembuh, dan duri yang tertinggal akan keluar sendiri dalam waktu tidak terlalu lama. Semoga bermanfaat.
Sembuhkan Luka Kuku dengan Daun Pacar
Kuku anda bengkak atau bernanah? Cobalah ambil beberapa helai daun inai (pacar), lalu ulek halus dan kemudian, letakkan pada kuku yang bermasalah selama 30 menit. Luka anda niscaya akan sembuh. Semoga berhasil, dan selamat mencoba.
Sumber:
www.indonesiantips.blogspot.com
Label: TIPS

Bila anda sakit tenggorokan yang parah hingga suara sampai hilang, tak perlu kuatir. Obati sakit tenggorokan anda dengan makan buah nenas yang masih setengah matang. Lalu dikupas hingga bersih, tapi jangan dicuci, kemudian diparut dan saring untuk diambil airnya. Setelah selesai, barulah diminum air nenas itu. Niscaya sakit tenggorokan anda teratasi, dan berangsur-angsur suara akan pulih kembali. Berani mencoba?
Label: TIPS

Suara nyaring dan merdu adalah dambaan setiap orang, lebih-lebih bagi penyanyi, penyiar atau MC. Namun demikian, tak semua orang tahu bagaimana cara memelihara suara agar tetap merdu. Pertama, ambil 2 cabe, 2 sendok madu murni, jahe 2 jempol tangan, dan ¼ kelapa tua. Caranya, parutlah kelapa, jahe dan cabe dihaluskan, kemudian beri air sebanyak 10 sendok the. Setelah itu, aduk menjadi satu, diperas untuk diambil airnya, dan tambah sedikit madu. Selanjutnya, minumlah ramuan ini. Lakukan hal serupa bilamana anda perlu lagi. Niscaya suara anda akan tetap menjadi nyaring dan merdu. Selamat mencoba.
SUMBER:
indonesiantips.blogspot.com
Label: TIPS
Kamis, 14 Mei 2009
MENGUSIR SEMUT DARI TANAMAN
Adakalanya semut mengganggu tanaman kita. Kalau hal itu terjadi pada tanaman anda, caranya gampang. Pertama, bakarlah kulit telur dan tumbuk sampai halus. Setelah itu taburkanlah kulit itu di sekitar tanaman yang banyak semutnya. Setelah beberapa menit, barulah dapat dilihat hasilnya. Tanaman anda bisa terbebas dari semut yang mengganggu. Tak percaya? Anda dapat membuktikan sendiri dengan cara itu.
USIR SEMUT YANG MENYERBU GULA
Bingung dan repot dengan pasukan semut yang selalu menyerbu gula pasir dan makanan kering dalam toples? Coba saja tips berikut: Ambil selembar tissue makan, bubuhkan diatasnya 1 sendok teh kopi bubuk, kemudian ikat keempat ujung tissue makan tersebut dengan seutas benang secukupnya, kemudian simpan bersama gula/makanan kering anda dalam toples yang tertutup rapat. Insya Allah semut akan menghentikan penyerangannya. Selamat mencoba, semoga berhasil.
USIR TIKUS DENGAN MENGKUDU
Bila anda dibuat jengkel dengan ulah tikus di rumah anda, ada cara praktis untuk mengusirnya. Ambillah buah mengkudu yang sudah masak (yang telah mengeluarkan bau khas). Potong menjadi beberapa bagian dan letakkan di tempat-tempat yang sering dilalui oleh tikus. Ganti buah mengkudu tersebut setiap 2 hari sekali. Niscaya tikus tidak akan berani datang dan berkeliaran di rumah anda lagi.
sumber:
www.indonesiantips.blogspot.com
Label: TIPS
Jumat, 08 Mei 2009

Agar udang yang Anda masak tetap terasa manis dan tidak keras, simak tips berikut.
1. Rahasia mengolah udang dengan baik adalah udang harus selalu dimasak dengan sangat cepat untuk mendapatkan rasa yang manis dan lezat.
2. Kebanyakan udang dimasak sekurang-kurangnya 3 menit. Begitu udang terlihat kemerahan, berarti sudah matang.
3. Udang sangat cepat matang dan dengan cepat pula dapat berubah tidak bisa dimakan jika sedikit saja terlalu lama dimasak.
4. Untuk mendapat hasil yang prima, cobalah cara ini:
a. Ambil 1/2 kg udang, masukkkan ke dalam panci yang telah diisi air mendidih 1/3 nya. Masukkan 3 sendok teh garam. Tutup panci, didihkan lagi, masak sampai kelihatan kulitnya matang.
b. Untuk lobster biasanya perlu waktu 7-8 menit, udang pacet besar 5-7 menit, udang sedang siap dalam 3-4 menit.
c. Begitu udang matang, langsung dicelupkan ke dalam air dingin agar proses memasaknya terhenti. Jangan biarkan terus berada dalam air panas/mendidih karena akan terus ada panas yang menjadikan udang keras.
SUMBER:
www.sejutatips.com
Label: TIPS
Gizi.net - Makanan yang mestinya menjadi sumber gizi bagi tubuh, bisa juga menjadi racun lho. Itu terjadi bila Anda keliru dalam memilih dan mengolah makanan itu. Nah, ulasan berikut ini mudah-mudahan bisa membantu Anda menghindarkan diri dari keracunan makanan.
Anda perlu tahu bahwa keracunan makanan bisa terjadi pada siapa pun, dari kelompok usia dan sosial mana pun. Di Amerika Serikat, yang katanya termasuk negara maju itu, setiap tahunnya terdapat sekitar dua juta kasus keracunan makanan. Setelah diamati, sebagian besar kasus keracunan makanan itu disebabkan oleh kesalahan dalam menyiapkan makanan di rumah. Penelitian menunjukkan, 55 persen kasus keracunan makanan disebabkan oleh proses penyimpanan dan pengolahan yang tidak tepat, 24 persen karena kurangnya kebersihan (misalnya tidak mencuci tangan sebelum memegang makanan), dan hanya tiga persen kasus yang disebabkan oleh bahan makanan yang tidak aman.
Karena sebagian besar kasus keracunan makanan disebabkan oleh proses penyimpanan dan pengolahan yang tidak tepat, maka Anda perlu memahami benar kedua proses ini. Dengan begitu, Anda bisa mengurangi risiko terjadinya keracunan makanan pada keluarga Anda sebesar 97 persen. Berikut ini, adalah hal-hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah keracunan makanan, dari mulai membeli, menyimpan, sampai mengolah bahan makanan itu di dapur.
Membeli bahan makanan
Alangkah baiknya jika Anda membeli bahan makanan segar. Tapi kadangkala, membeli bahan makanan kalengan juga tak terhindarkan. Jika Anda hendak membeli makanan kalengan, sikap teliti dan hati-hati merupakan hal mutlak. Salah satu yang perlu Anda perhatikan adalah ada tidaknya tanda-tanda kontaminasi bakteri pada makanan kalengan itu. Beberapa tanda yang perlu Anda curigai adalah: kemasan retak, penyok, atau berkarat, dan tutup kemasan lepas. Jika makanan kalengan itu berupa sayuran, periksalah apakah ada cairan putih seperti susu di sekitar sayuran itu. Jika ada cairan seperti itu, rasanya lebih baik sayuran dalam kaleng itu dibuang saja ke keranjang sampah.
Anda pun mesti hati-hati ketika membeli daging, seafood, dan produk-produk olahan dari susu. Pilih selalu, daging dan seafood yang masih segar. Itu terlihat dari bau dan warna yang biasanya masih tampak cerah. Upayakan juga untuk selalu membeli daging, seafood, dan susu dari penjual atau pemasok yang terpercaya.
Menyimpan makanan
Berkait dengan penyimpanan makanan, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan:
* Begitu tiba di rumah setelah berbelanja bahan makanan, segera simpan dalam kulkas atau freezer bahan makanan yang belum akan dimasak hari itu.
* Bekukan daging, ikan, atau daging unggas segar dalam freezer jika bahan pangan hewani ini belum akan dimasak dalam dua hari ke depan.
* Jangan biarkan makanan olahan (seperti keju atau daging olahan) dalam suhu ruang selama lebih dari dua jam sebelum disajikan.
* Jika Anda memasak makanan sehari sebelum disajikan, simpan dulu makanan itu ke dalam kulkas atau freezer segera setelah dimasak. Ingat, jangan keluarkan makanan itu (dari kulkas atau freezer) lebih dari dua jam sebelum disajikan.
* Jangan menyimpan makanan lebih lama dari batas waktu yang disarankan. Sebagai gambaran, produk-produk olahan dari susu bisa tahan di kulkas selama sepekan, sementara telur bisa tahan lebih lama lagi yaitu tiga atau empat pekan.
Memasak makanan
Ada beberapa tips untuk Anda seputar proses pengolahan makanan, yaitu:
* Jangan meracik dan memasak makanan ketika Anda sakit.
* Selalu mencuci tangan sebelum dan setelah mengolah makanan.
* Setelah memotong-motong daging sapi, ikan, atau daging unggas mentah, jangan lupa pula untuk mencuci tangan. Cuci pula semua perkakas dapur yang baru Anda gunakan untuk memotong-motong daging atau ikan tersebut. Setelah yakin semuanya kembali bersih, lanjutkan acara memasak Anda.
* Cuci buah dan sayuran dengan seksama (usahakan di bawah air yang mengalir) sebelum dimasak atau dimakan.
* Cicipi makanan hanya ketika makanan itu telah benar-benar matang.
* Ketika menghangatkan makanan, jangan lupa untuk menutup panci atau wadah yang digunakan. Panaskan makanan dengan seksama sehingga semua bagian dari makanan ini benar-benar panas kembali.
Membersihkan perangkat masak
Setelah memasak, tentu banyak perangkat masak yang perlu Anda cuci. Nah, proses mencuci atau membersihkan kembali ini juga layak Anda perhatikan. Berikut tips untuk Anda:
* Gunakan air sabun yang hangat untuk mencuci talenan, pisau, cobek, panci, dan perangkat lainnya yang Anda gunakan untuk memasak.
* Bersihkan spon atau kain untuk mencuci piring dengan cara meremas atau menguceknya di dalam air yang banyak, kemudian bilas hingga bersih. Setelah itu, panaskan spon atau kain pencuci piring itu di dalam microwave dengan tingkat panas maksimal selama 60 detik. Dengan cara ini diharapkan, spon atau kain pencuci piring Anda bebas dari kuman. healthykids/hid
Sumber : http://www.republika.co.id/koran --- Minggu, 21 Desember 2003 -- Laporan:
Label: TIPS
Ceker atau kaki ayam merupakan salah satu bahan pangan yang dapat menjadi santapan yang syedap jika kita dapat mengolahnya.
Tapi ngga banyak orang yang suka dengan makanan yang satu ini. Baik memasaknya (haha) atau bahkan memakannya.
hesti bgm sih supaya suka makan ceker?padahal istri sama anak suka banget lho… sy klo tau ada ceker di kulkas aja jd males buka kulkas seharian… hehehe mie ayamnya tambah yang lain donk………
Petikan kalimat di atas adalah salah satu komentar seorang teman sewaktu saya memasang status: Mie Ayam Ceker for Dinner pada halaman Facebook saya.
kaki-ayamTerus terang saja saya ngga tahu jawabannya. Saya juga baru beberapa tahun ini bisa menikmati ceker, dulu mah boro-boro, melihatnya ada di meja tadinya mau makan jadi ngga jadi hihi (lebay deh). Gara-gara menemani Wicak makan dim sum dan salah satu yang dipesannya adalah dim sum kaki ayam yang merah itu dan setelah dipaksa mencicipi ternyata enak, saya jadi suka sampai sekarang.
Katanya di dalam ceker ayam banyak mengandung protein juga mengandung zat kapur dan sejumlah mineral. Susunan utama pada ceker ayam adalah asam amino, yaitu komponen dasar protein. Ceker ayam juga sangat kaya dengan nutrisi-nutrisi yang berfungsi untuk menjaga kinerja tulang dalam tubuh kita.
Sekarang ini banyak sekali makanan yang berbahan utama ceker ini. Sebut saja sop ceker, soto ceker, gudeg ceker, ceker lada hitam, dim sum ceker, kesukaan kami: krupuk ceker, dan lain-lain. Tapi tahu ga sih bagaimana ..
* Memilih ceker ayam
Yang masih berkulit atau yang sudah dikupas kulitnya sama saja. Yang penting adalah saat dibeli, ceker ayam masih dalam kondisi bagus. Bila dipegang, ceker tidak lengket atau mengeluarkan aroma yang tidak sedap. Ceker ayam yang keadaannya sudah tidak baik sebaiknya tidak dipilih.
* Menguliti kulit luar ceker ayam
Pertama-tama potong dulu ujung jari ayam yang masih berkuku. Setelah itu, siram ceker ayam dengan air panas mendidih. Diamkan selama 10-15 detik lalu segera angkat. Dengan bantuan pisau yang tajam, coba kupas kulit luarnya. Kulit luarnya akan terkelupas dengan mudah.Bila ternyata kulit luarnya masih sulit dikelupas, masukkan lagi ke dalam air panas. Diamkan sebentar. Setelah itu angkat, lalu coba kupas lagi. Jangan merendam ceker terlalu lama dalam air panas. Ceker akan matang hingga tidak bisa dikupas.
* Mengolah ceker ayam
Memasak ceker ayam memang membutuhkan waktu yang agak lama. Sebab kita harus memasaknya sampai benar-benar lunak dan kulit serta ototnya terlepas dari tulang. Biasanya ceker direbus hingga lunak terlebih dahulu sebelum mengolahnya lebih lanjut menjadi makanan yang kita inginkan misalnya dim sum ceker atau ceker lada hitam.
sumber:
Tips memilih dan mengolah ceker ayam
- demediapustaka.com
Label: TIPS
Senin, 04 Mei 2009

Untuk mengurangi perasaan tertipu ketika membeli durian, berikut ini disajikan beberapa panduan dalam memilih durian di pinggir jalan, walaupun tidak selalu tepat namun dapat dijadikan pegangan secara umum :
a. Pilih buah yang kelima juringnya terisi sempurna. Kalau ada juring yang kosong (tidak berisi daging buah), biasanya bentuk buah menjadi tidak simetris (melengkung), duri mengecil, dan mengumpul.
b. Periksa seluruh permukaan kulit buah, jangan sampai ada lubang bekas ulat. Biasanya lubang ini berukuran sebesar kepala jarum pentul, kulit di sekelilingnya menjadi kecoklatan, dan sering terdapat bekas kotoran ulat (kalau belum dibersihkan oleh si penjual). Jangan percaya kalau si penjual mengatakan : “Aah, ini nggak apa-apa, cuma luarnya saja kok!”, karena di dalamnya daging sudah habis dan ulatnya gemuk-gemuk!
c. Pilih bentuk buah yang bulat membola karena biasanya mempunyai daging buah yang lebih tebal daripada buah yang berbentuk bulat memanjang. Ini logis karena ruang untuk daging buah menjadi lebih lebar, dan pembengkakan ini menyebabkan kulitnya agak lebar.
d. Jangan membeli buah durian yang dibungkus dengan daun aren, karena daun tersebut dapat menyembunyikan bagian yang cacat atau mungkin ujung kulit buahnya ternyata sudah merekah, sehingga dagingnya sudah masuk angin.
e. Durian yang sudah masak biasanya beraroma tajam, terutama pada bagian ujung buah. Perhatikan agar kulit di ujung buah belum merekah, tapi sudah mengeluarkan aroma. Tetapi berhati-hati jugalah pada ulah penjual yang nakal, karena dapat saja durian mentah diciprati oleh air cucian tangan (kobokan) orang yang baru saja makan durian, sehingga durian mentah pun dapat beraroma semerbak.
f. Durian yang sudah masak juga bisa diketahui dari suara gema bila kulitnya dipukul menggunakan gagang (tangkai) pisau. Bila bunyinya “…bluk…bluk…bluk…” itu tandanya buah sudah masak betul. Sebaliknya bila bunyinya “…plek…plek…plek…” tandanya belum enak dimakan. Seorang penjual durian yang sudah ahli bahkan cukup menggarukkan kukunya di atas duri-duri tajam, dan dengan ketajaman telinganya sudah bisa “mendengar” mana durian yang masak dan mana yang masih mentah.
g. Tangkai buah yang dipotong dengan pisau menunjukkan bahwa buah dipetik sebelum masak (mengkal), sehingga baru enak dimakan setelah diperam selama 2-3 hari. Durian jatuhan mempunyai ciri ujung tangkai buah yang tidak rata karena lepas dari dahannya secara alami, berarti buah tersebut sudah enak untuk langsung dimakan.
h. Tebal tipisnya daging durian dapat juga ditebak dari ketebalan tangkai buahnya. Tangkai buah yang tebal dan pendek cenderung menghasilkan daging buah yang tebal, karena semakin besar diameter dan semakin pendek tangkai buahnya maka akan semakin cepat dan banyak karbohidrat masuk dari daun ke dalam buah, sehingga akhirnya daging buah menjadi lebih tebal. Sebaliknya, bila tangkai buah kurus dan panjang, maka daging buah yang dihasilkan cenderung tipis.
i. Untuk menentukan apakah ukuran biji besar atau kecil, angkatlah dua buah durian yang besarnya sama. bila salah satu terasa lebih ringan, maka isinya berbiji kecil, dan kemungkinan daging yang dapat dimakan lebih banyak.
j. Buah yang berduri kecil dan rapat cenderung berdaging lembek (kadar airnya tinggi), sedangkan buah yang berduri besar dan jarang akan berdaging lebih kering.
k. Warna daging buah agak sulit untuk ditebak dari penampilan luar buah durian. Tetapi ketika masih di pohonnya, coba tengok warna bagian belakang daunnya. Bagian atas daun jelas berwarna haijau, tetapi bagian belakangnya dapat berwarna keperakan atau keemasan. Daun yang keperakan biasanya menghasilkan buah berdaging putih, sedangkan daun yang keemasan akan berdaging buah kekuningan.
l. Jangan membeli buah yang berukuran terlalu besar (lebih dari 4 kg), karena seringkali daging buahnya masak tidak merata. Bagian tengah dan ujung sudah cukup empuk dan enak dimakan, tetapi bagian pangkalnya masih keras dan belum manis.
m. Bila satu buah contoh yang dibuka ternyata berkualitas baik, maka carilah buah dari varietas yang sama (berasal dari satu pohon), karena besar kemungkinan kualitasnya akan sama pula. Cirinya adalah warna kulit, bentuk duri, dan bentuk buah sama.
Label: TIPS

Tomat merupakan buah yang tidak asing lagi bagi masyarakat secara umum, terutama yang gemar memasak. Buah ini mudah didapatkan di pasar dalam keadaan yang masih segar. Akan tetapi tidak semua orang tahu cara penanganan tomat setelah dipetik agar kondisi tomat senantiasa segar mulai dari dipanen sampai dengan sesaat akan dikonsumsi. Berikut ini ada beberapa tips untuk memilih, menyimpan, membekukan dan mengeringkan tomat yang praktis dapat dilakukan oleh kita semua:
Cara memilih tomat :
1. Pilih tomat yang belum begitu merah agar awet disimpan, kecuali bila tomat akan segera dimasak.
2. Pilih tomat yang beratnya sesuai dengan besarnya. Tomat seperti itu mengandung banyak air.
3. Pilih tomat yang bulat, permukaan kulitnya halus, tidak berlekuk-lekuk, atau retak. Hindari tomat yang telah rusak, berjamur dan busuk
4. Pilih tomat yang selain berwarna merah, juga terasa segar dan padat di tangan.
Cara menyimpan tomat :
Tomat tidak cocok disimpan di dalam lemari es. Suhu di bawah 10oC seperti di dalam lemari es akan mengganggu kematangannya. Tomat akan menjadi merah dalam lemari es, tetapi tidak lagi mengandung banyak air dan rasanya pun tidak manis lagi. Karena itu rasa tomat yang disimpan dalam suhu udara biasa di dapur akan jauh lebih lezat dibandingkan dengan yang disimpan dalam lemari es.
Jika mempunyai tempat penyimpanan tomat yang bersuhu antara 12,8oC -21oC, maka tomat yang tua dan menjelang merah dapat disimpan dalam jumlah banyak selama 4-6 minggu. Tiap minggu atau tiap saat yang telah merah dapat berangsur-angsur dikeluarkan untuk dimasak atau dikonsumsi secara langsung.
Tomat kalengan dapat disimpan pada udara segar dan kering selama 6 bulan. Apabila tomat kalengan dibuka dan tidak habis dikonsumsi, sisanya sebaiknya segera dipindahkan ke dalam wadah yang terbuat dari gelas atau plastik yang bersih kemudian dimasukkan ke dalam lemari es. Wadah tomat yang tidak diganti akan mengakibatkan tomat berbau kaleng. Tomat yang telah dibuka masih dapat disimpan selama 1 minggu.
Cara membekukan tomat :
Tomat dapat dibekukan dalam bentuk utuh atau telah diiris-iris di dalam kantong plastik tertutup di dalam freezer. Bila dikeluarkan dari freezer tomat akan menjadi seperti bubur, tetapi rasanya tetap enak untuk dimasak sebagai hidangan sup atau saus tomat. Untuk keperluan masakan lain, tomat hasil bekuan tidak dapat menggantikan tomat segar. Kelebihan saus tomat dapat dibekukan sampai 2 bulan dalam wadah yang tertutup rapat dalam freezer.
Cara mengeringkan tomat :
Tomat dapat diawetkan dengan cara mengeringkannya dengan cahaya matahari. Caranya, tomat dibelah menjadi 2 bagian, kemudian dijemur di atas kawat kasa atau penampi, jemur sambil dibolak-balik sampai kering. Selama pengeringan harus dijaga dari kebasahan. Tomat kering yang diolesi minyak zaitun rasanya lezat dan dapat disimpan dalam lemari es selama 6-9 bulan dalam wadah kering dan tertutup.
Label: TIPS

1. Durian :
* yang durinya sudah melebar dan daging durinya sudah agak lunak.
* aromanya harum dan kulitnya tdk ada yg bolong
* kalau dipukul2 bunyinya buk ..buk…berat mantep (nggak garing kasong).
* lihat tangkainya (dipotong sedikit), kalau tengahnya kuning berarti bagus.
* jangan pilih yang bulat bagus, tapi yang bentuknya agak aneh, biasanya bagus.
2. Mangga :
* pilih mangga yg bonggolnya (ujung tangkainya) berwarna kuning/kekuningan.
* pilih yg harumnya manis sampe ke ujung buah.
* di pangkalnya harum dan lebar. Kulitnya mulus dan kencang, tidak mengkerut Keseluruhan buah aromanya harum manis.
* pilih yg warna hijaunya agak tua buram dan bebintik hitam.
3. Jeruk :
* pilih yg warnanya kuning betul bukan kuning terang.
* pilih yg kulitnya tipis dan mengkilat.
* khususnya jeruk medan pilih yang berat, trus ada lekukannya dikit (kalau diraba dengan jempol ada deko’ annya) cari yg dekoannya empuk.
4. Semangga/Melon utuh :
* semangka biasanya ditepuk-tepuk utk. mendengar ‘kopong’ enggaknya. Semakin kopong berarti kurang banyak airnya, kurang seger.
* melon, pilih yg wangi.
* perhatikan bagian patahan tangkainya, pilih yg buletan tangkainya kelihatan mekar.
* pilih melon yg guratan uratnya banyak dan tebal. Menurut Trubus ini tanda buah sudah mateng pas dipanen.
* pilih melon yg kerasa bijinya sudah pada lepas saat buah digoncang-2.
5. Alpukat :
* kocok2 alpukat, pilih yg berbunyi, tandanya tua.
* pilih yg kulitnya mulus.
6. Duku :
* kulitnya tipis dan lembut dan agak kehitaman artinya udah masak dan manis. Tapi, kalau warna coklat dan agak berair itu tandanya busuk.
7. Manggis :
* pilih yg kulitnya lembut bila dipencet/raba.
* warnanya ungu tua segar. Raba dulu seluruh permukaan, kalo ada yg keras tu artinya bagian tsb masih mentah atau busuk. Tangkainya utuh dan hijau segar. Manggis kecil malah lebih bagus ketimbang yg ukuran besar yg biasanya matangnya tidak merata.
* kalau ada wadah air, cemplungin manggis ke dalam air. Manggis yg terapung tandanya bagus. Ini katanya Trubus loh ya..
* lihat dibagian bawah buah, pilih yg bagian tsb sudah agak pada renggang.
8. Bedain salak pondoh dan salak bali:
* salak pondoh lebih kecil2 dan kulitnya kering garing serta mayoritas bentuknya kerucut.
* daging salak bali lebih tebel dan bijinya agak kecil, sdgkan salak pondoh sebaliknya.
* untuk dapetin yg agak manis, tekan bagian kepalanya itu, cari yg agak kempes (gak keras lagi) dan cari bentuk yg meruncing kepalanya.
9. Pepaya :
* untuk pepaya biasa (bukan pepaya bangkok), pilih yang bentuknya lurus/panjang. Jangan yang atasnya kecil bawahnya besar, atau sebaliknya
10. Apel :
* apel yg crunchy (nggak gabus), kalo diketuk-ketuk (dislentik/dijentik maksudnya) dgn. kuku bunyinya nyaring. Berarti masih banyak airnya. Kalo suaranya ‘bariton’ berarti udah kurang crunchy lagi.
11. Sawo :
* pilih sawo yg empuk dan sudah berwarna coklat tua. Masalah bentuk dan besarnya gimana engga terlalu soal, yg penting perhatikan betul kulitnya harus mulus. Jangan pilih sawo yg ada luka/goresan/lubang sekecil apapun (meskipun ukurannya gede). Trus jangan dipilih kalo dikulitnya nempel bekas getah. Bisanya kulit yg cacat gini, daging dibawahnya akan keras/rusak.
12. Pisang :
* khususnya pisang ambon, pilih yang bentuk pisangnya bulat.
* bagian batangnya jangan yang udah kering banget, berarti itu pisang udah lama ‘berpisah’ dgn pohonnya.
Sumber :
- resep keluarga jatmiko
- resourse internet
- pengalaman pribadi
- pengalaman orang tua ku
Label: TIPS
Memasak sayur perlu kiat khusus. Salah mengolah, kandungan gizi dan mineral bisa rusak atau menguap sia-sia. Cara sehat yang dianjurkan adalah mengonsumi sayuran segar tanpa dimasak. Hanya saja, kadang mencuci sayuran hingga bersih pun tak cukup membunuh bakteri dan kuman dalam sayuran.
Lagi pula tak semua orang cocok makan sayuran mentah. Respon kekebalan tubuh berbeda atau ibu hamil dengan tubuh yang lebih sensitif, bisa membuat sayuran mentah menjadi berbahaya saat dikonsumsi. Sehingga tak ada cara lain paling aman selain memasak. Berikut adalah kiat-kiat bagaimana memasak sayur agar kandungan nutrisinya tetap terjaga baik meskipun harus bersentuhan dengan suhu tinggi saat pengolahan.
Memangang. Kulit sayuran akan menjaga sebagian besar nilai gizi dalam sayur. Saat memanggang, sayuran harus disertai kandungan air tinggi agar tidak mengering. Sayuran dari akar-akaran adalah yang jenis terbaik untuk dipanggang, seperti kentang, bawang, atau tomat.
Mengukus. Mengolah sayuran dengan mengukus mungkin adalah cara terbaik untuk memasak seluruh tipe sayuran. Cara ini dapat mempertahankan gizi dan mematangkan sayur dalam waktu singkat.
Tekanan Tinggi/Presto. Memasak sayur dalam tekanan tinggi akan menyingkat waktu memasak sehingga dapat menyimpan nutrisi. Masalahnya, jika anda terlalu lama, biarpun dalam periode singkat, sayur akan berubah menjadi lembek. Apalagi semua sayur memiliki tekstur dan kepadatan berbeda, sehingga pastikan jenis sayur dan periode yang tepat jika panci tekanan tinggi menjadi pilihan anda. Selama bisa, hindari memasak sayuran dengan presto.
Menumis. Ini salah satu cara cepat memasak sayur di atas penggorengan pipih dengan sedikit minyak sayur. Di atas wajan melengkung pun sah. Tapi ingatlah, ketika memasak sayur dengan minyak, vitamin larut dalam lemak mungkin berakhir bersama minyak. Ada baiknya jangan anda buang minyak tersebut.
Memasak tanpa air. Metode ini baik untuk sayur-sayuran berdaun hijau dengan mengandalkan air yang menempel pada daun setelah sayuran dicuci. Cara ini biasanya membutuhkan tiga hingga lima menit.
Merebus. Merebus sayur adalah cara yang paling tidak dianjurkan karena resiko nutrisi hilang sangat besar. Jika anda harus menggunakan cara ini, tambahkan sayur hanya setelah air mulai mendidih dan masaklah sesingkat mungkin. Tips khusus untuk memasak dengan merebus
1. Biarkan air mendidih selama kurang lebih dua menit hingga oksigen berkurang. Oksigen dalam airlah yang menyebabkan , vitamin C dalam sayur menguap.
2. jangan pernah merebus langsung sayur yang ditempatkan dalam air dingin. Itu hanya akan mengurangi kadar vitamin C , 10 hingga 12 kali lipat.
Label: TIPS



